PARTI GOLKAR GABUNG DEMOKRAT

PILPRES

PARTI GOLKAR GABUNG DEMOKRAT

LIPUTAN7 РJAKARTA | Presiden Joko Widodo (kedua kiri) bersalaman dengan Ketua Umum Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang yudhoyono (SBY) usai memukul gong pada Rapimnas Partai Demokrat di Bogor, Jawa barat.

Partai Demokrat mengakui ingin merapat ke pemerintahan Jokowi-Ma’ruf. Hal ini ditanggapi politikus Partai Golkar Bobby Adhityo Rizaldi yang menyatakan tak masalah parpol yang dipimpin Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) masuk ke pemerintahan. Namun, dia punya syarat khusus.

Alasannya, di level eksekutif perlu pengambilan keputusan yang cepat, sedangkan dalam kampanye Pilpres 2019 lalu banyak perbedaan sikap antara pendukung 01 dan 02. Seperti pengelolaan ormas, konsep pembangunan infrastruktur, konsep postur pertahanan dan lain-lain.

Lihat juga : GANJIL GENAP JAKARTA

Demokrat sendiri merupakan partai pengusung paslon 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. Bobby khawatir jika Demokrat duduk di kabinet akan menyulitkan di level teknis.

Meski begitu, menurut Bobby bukan berarti semua pos tertutup untuk diberkan kepada kader Demokrat.

Sikap Politik Demokrat

Sebelumnya, Waketum Demokrat Syarief Hasan mengungkap kondisi internal partainya yang mayoritas ingin bergabung ke pemerintahan Jokowi. Dengan catatan, ada chemistry yang terbangun antara koalisi Jokowi-Ma’ruf dan Demokrat.

Syarief menegaskan, keputusan sikap politik Demokrat akan ditentukan melalui rapat Majelis Tinggi partai. Rapat itu akan dipimpin langsung oleh SBY.

Hal ini sekaligus membantah klaim Ketua Divisi Advokasi dan Hukum Demokrat Ferdinand Hutahaean yang menyatakan partainya sudah resmi dukung Jokowi.

Semua Warga Jakarta Ingin Presiden Baru, Kata Gerindra nih
Saat ini, lanjutnya, partai berlambang bintang mercy itu masih mempetimbangkan sejumlah opsi strategis untuk menentukan siapa capres yang akan diusung.

Menurutnya, saat ini Partai Demokrat tengah mengkaji pembentukan poros ketiga untuk menambah ragam pilihan pemimpin bagi masyarakat.

Lihat juga:  APA PENYEBAB LISTRIK PADAM DI JAKARTA

Hanya saja, poros ketiga dimaksud tidak menutup kemungkinan bakal memberikan dukungan kepada Jokowi sebagai petahana.

Untuk diketahui, dalam pembukaan rapimnas tersebut, Jokowi dan SBY saling puji.

Dalam sambutannya, mantan Gubernur DKI itu menyebut dirinya seorang demokrat.

Sementara itu, SBY mengatakan dia telah meminta kader partainya mendukung penuh program yang dipersiapkan dan akan dilaksanakan pemerintahan Jokowi.

Menurut SBY, koalisi partai politik dalam konteks Pilpres harus ada kesamaan platform dan penyusunan agenda ke depan secara bersama-sama.

Harus muncul respect dan trust. Ini sangat penting. Koalisi masalah hati. Demokrat siap membangun koalisi seperti itu.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *