APA PENYEBAB LISTRIK PADAM DI JAKARTA

NEWS

APA PENYEBAB LISTRIK PADAM DI JAKARTA

LIPUTAN7 – JAKARTA | Plt Direktur Utama PLN Sripeni Inten Cahyani (kedua kiri) memberikan penjelasan kepada Presiden Joko Widodo di Kantor Pusat PLN (Persero).

PT PLN (Persero) menjelaskan secara detail penyebab listrik padam yang dialami sebagian Pulau Jawa, pada Minggu 5 Agustus kemarin. Mati lampu tersebut disebabkan oleh putusnya jaringan listrik di sistem Jawa-Bali.

Pelaksana Tugas Direktur Utama PLN Sripeni Inten Cahyani mengatakan, pemadaman disebabkan gangguan transmisi pada sirkit utara Ungaran-Pemalang sistem Jawa Bali 500 kilo Volt (kV). tranmisi tersebut terputus.

Kondisi ini membuat pasokan listrik dari pembangkit di Jawa Timur meunuju area barat otomatis pindah menuju selatan.

Ada dua penopang jaringan backbone 500 Kv, Utara dan Selatan masing masing-masing sirkit dua sirkit jadi ada 4 sirkit. Nah, dua sirkit Ungaran-Pemalang putus. sehingga pasokan lepas.

Pengalihan aliran daya ke sisi sikit Selatan gagal karena jaringan tersebut sedang mengalami pemeliharaan. Kondisi ini membuat pasokan listrik mengalami guncangan yang mengakibatkan pembangkit secara otomatis berhenti operasi untuk keamanan pembangkit.

Kondisi ini membuat pasokan listrik ke arah barat melemah dan pembangkit yang terhubung dengan jaringan tersebut pun memutus pasokan listrik secara otomatis.

Pembangkit yang terhubung secara keamanan nya itu sudsh melepaskan diri otomatis karena ini perlindungan terhadap mesin-mesin pembangkit tadi ini SOP itu kemudian lepas sehingga pada lepas, lepas, lepas kemudian terjadi pemadaman.

Akibatnya tentu saja Listrik Padam di wilayah Jakarta, Banten, Jawa Barat dan sebagian Jawa Tengah.

Inten mengungkapkan, Meski sudah dilakukan perbaikan jaringan, listrik Jawa yang kebanyakan bersumber dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) tidak bisa segera beroperasi mengalirkan listrik, sebab perlu waktu sekitar 8 jam untuk memanaskan mesin dan menghasilkan uap yang akan meenggerakan mesin.

Lihat juga : GEMPA TERJADI DI BANTEN

Peneliti Insitute for Development of Economics and Finance (Indef), Bhima Yudhistira mengungkapkan investasi di manufaktur diperkirakan akan melambat. Hal itu dikarenakan investor merasa pasokan energi tidak pasti.

Imbas lain pemadaman listrik adalah berefek ke pelayanan masyarakat dari rumah sakit, kantor pemerintah juga banyak yang terimbas.

Menurutnya, UMKM menjadi korban yang paling rentan karena tidak smua mampu beli genset untuk mem back up aktivitas bisnis ketika listrik padam.

Kerugian ekonomi secara total ditaksir bisa menembus triliunan jika kondisi pemadaman terus berlanjut selama 2-3 hari. Apalagi lebih dari 70 persen uang beredar di Indonesia terpusat di DKI Jakarta. Artinya kalau pusat ekonomi terganggu imbasnya ke pertmbuhan secara nasional,” tutupnya.

Gara-gara PLN, Kepercayaan Investor ke Indonesia Berkurang?

Pemadaman lisrik total (black out) di wilayah Jabodetabek, Jawa Barat dan Banten dampaknya menganggu aktivitas ekonomi secara signifikan. Mulai dari perkantoran, pusat perbelanjaan hingga industri manufaktur. Telebih, penanganan yang dilakukan PLN dianggap Presiden Jokowi lamban.

Imbas lain pemadaman listrik adalah berefek ke pelayanan masyarakat dari rumah sakit, kantor pemerintah juga banyak yang terimbas.

Menurutnya, UMKM menjadi korban yang paling rentan karena tidak smua mampu beli genset untuk memback up aktivitas bisnis ketika listrik padam.

Adapun berdasarkan laporan PLN, pemadaman listrik itu terjadi karena terputusnya transmisi pada sirkit utara Ungaran-Pemalang yang kemudian membuat pasokan listrik dari pembangkit di Jawa Timur menuju sisi barat di Pulau Jawa otomatis berpindah menuju selatan.

Inten mengungkapkan, saat ini pihaknya sedang mendata pelanggan yang mengalami pemadaman listrik. Kompensasi diberikan dengan mengurangi tarif tagihan penggunaan listrik sesuai dengan hitungan masing-masing pelanggan.

Terkait relasi Kementerian ESDM dan Badan Usaha Milik negara (BUMN), Jonan menjelaskan Kementerian BUMN adalah yang paling berkuasa atas PLN. Sedangkan Kementerian ESDM hanyalah regulator dan tidak bertanggung jawab atas operasional PLN.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *