JOKOWI MINTA BMKG DAN BNPB TIRU JEPANG

NEWS

JOKOWI MINTA BMKG DAN BNPB TIRU JEPANG

LIPUTAN7 – JAKARTA | Presiden Joko Widodo atau Jokowi memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta. 

Sidang membahas ketersediaan anggaran dan pagu indikatif serta prioritas nasional tahun 2019.

Presiden Joko Widodo atau ingin Indonesia memiliki sistem mitigasi bencana seperti Jepang. Untuk itu, dia meminta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meniru Jepang.

Jokowi menuturkan, begitu sirine tanda gempa berbunyi, masyarakat Jepang telah mengetahui kemana harus berlari. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu ingin masyarakat Indonesia belajar dari Jepang.

Dia mengatakan, merancang sistem tersebut bukan hanya tugas BNPB dan BMKG, namun juga harus bersinergi dengan pemda dan pemerintah pusat. Sehingga saat bencana datang, tak lagi memakan korban yang banyak.

Lihat juga: JOKOWI MENCOBA MODEL RAMBUT ALA ANAK MUDA

Kendati begitu, dia mengapresiasi peran BMKG dalam memberikan informasi tentang potensi bencana kepada masyarakat. Dia tak setuju jika informasi yang diberikan BMKG itu meresahkan masyarakat.

Saya melihat sekarang kalau ada gempa misalnya 5,5 skala richter atau di atasnya langsung di TV keluar ada tidaknya potensi tsunami, yang dulu-dulunya enggak pernah. Ini saya kira sebuah lompatan kemajuan yang sangat baik dari BMKG.

Perbarui Alat Mitigasi Bencana

Petugas pusat vulkanologi dan mitigasi bencana geologi memantau aktivitas Gunung Anak Krakatau melalui alat seismograf di Pos Pengamatan di Cinangka.

Mantan Wali Kota Solo itu ingin agar ke depannya peralatan-peralatan BMKG diperbarui. Selain itu, Jokowi meminta agar aparat keamanan dilibatkan dalam menjaga peralatan-peralatan tersebut sehingga bisa terus digunakan untuk memantau potensi bencana.

Lihat juga : NUNUNG SRIMULAT DAN SUAMI PAKAI NARKOBA

Dititipkan saja lah kepada aparat keamanan setempat bahwa ini adalah barang yang sangat penting sekali untuk memantau kerawanan bencana baik itu longsor, tsunami, gempa bumi sehingga semuanya ikut menjaga, rakyat ikut menjaga, masyarakat ikut menjaga, aparat kita juga ikut menjaganya.

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *