MARI MERAJUT PERSAUDARAN DI MOMEN IDUL FITRI

NEWS

MARI MERAJUT PERSAUDARAN DI MOMEN IDUL FITRI

LIPUTAN7 – JAKARTA | Usai berpuasa Ramadan selama sebulan, umat Islam kini merayakan kemenangannya. Mereka larut dalam suka cita lebarandengan bertakbir, bertahmid, dan bertahlil.

Presiden Joko Widodo atau Jokowi pun menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri kepada seluruh rakyat Indonesia bagi yang merayakannya.

Hal itu disampaikan Jokowi dengan berlatar suasana mudik menjelang hari raya. Dia berharap Idul Fitri 1440 H dapat menjadi ajang untuk mempererat kembali semangat persatuan dan persaudaraan bangsa.

Persatuan masyarakat Indonesia sempat terkoyak setelah berlangsungnya Pileg dan Pilpres. Dengan silaturahmi, akan membuat persaudaraan makin kuat.

Saya berharap momen Idul Fitri ini dapat semakin memperkuat rasa kebersamaan seluruh warga Indonesia yang berada di Rusia, ujar Wahid.

Dengan hati yang fitri mari kita membangun bangsa Indonesia yang lebih baik, lebih maju, dan lebih makmur,” kata mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Selain itu, Jokowi juga menyampaikan pesan bagi para pemudik yang hendak merayakan Idul Fitri di kampung halaman masing-masing.
Ia turut mendoakan keselamatan dan kenyamanan bagi para pemudik selama di perjalanan.

Dia meminta kepada publik agar saling memaafkan kesalahan. Tanpa diimbau, masyarakat saling memaafkan satu sama lain.

Kalau saling memaafkan berarti kesalahan kita pendam dan kembali kita bersatu. Dan silaturahim, halal binhalal itu bisa menjadi puluhan ribu kali di negeri ini.

Persatuan perlu dirajut lagi mengingat masyarakat Indonesia terpecah menjadi dua kubu selama pelaksanaan Pemilu serentak 2019. Ustaz Jeje meminta kedua kubu untuk melakukan rekonsiliasi nasional.

Ajakan merajut persatuan juga hendaknya disampaikan oleh para khatib salat Idul Fitri. Mereka diminta untuk menyampaikan materi khutbahnya tentang pentingnya persatuan Umat Islam dan sesama anak bangsa.

Menurut dia, perbedaan aspirasi politik merupakan hal biasa yang harusnya dipandang sebagai rahmat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Bukan menjadi penyebab terjadinya saling marah, saling benci, serta saling mencerca dan mencaci maki.

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1440, Taqqabbalallahu Minna Wa Minkum, mohon maaf lahir dan bathin.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *