AMBULANS BERISI UANG DAN BATU AKSI 22 MEI

NEWS

AMBULANS BERISI UANG DAN BATU AKSI 22 MEI

 

LIPUTAN-7 | JAKARTA PENAMPAKAN AMBULANS BERISI UANG DAN BATU AKSI 22 MEI

Ketua Divisi Humas Polri Irjen M. Iqbal menyampaikan, pihaknya menemukan sebuah mobil ambulans dengan logo partai politik yang disiapkan untuk memobilisasi massa aksi 22 Mei 2019.

Mirisnya, polisi justru menemukan batu-batu dan sejumlah uang dan amplop di dalam ambulans tersebut diduga disiapkan untuk massa aksi bayaran. Ambulans tersebut ditemukan saat kerusuhan di Asrama Brimob, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Ada bukti-bukti ada satu ambulans, saya nggak sebut ambulans itu ada lambang partainya, itu penuh batu dan alat-alat,” ujar Iqbal di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Rabu (22/5/2019).

Sementara bagian dalam ambulans terlihat berantakan, kabel yang semrawut, karpet berwarna biru,serta jaket hitam.

Polisi menyita mobil ambulans yang membawa batu dan sejumlah uang usai kerusuhun di Jakarta pada 22 Mei. Di sisi luar ambulans tersebut terpasang logo partai dan gambar pasangan calon presiden dan wakil presiden.

Ambulans bernomor polisi B 9686 PCF itu di kaca depannya tertempel stiker bertuliskan Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kota Tasikmalaya. Di kaca belakang, terpampang gambar pasangan nomor urut 02, dan tulisan Adil Makmur bersama Prabowo-Sandi.

Ambulans tersebut saat ini berada di Polda Metro Jaya untuk kemudian di dalami keterkaitan dengan Kerusuhan di Tanah Abang.

Dari kerusuhan tersebut polisi menahan beberapa orang yang diduga provokator. Dalam kerusuhan di depan Bawaslu polisi menahan 58 orang diduga provokator. Sementara di Tanah Abang pascapembakaran asrama Brimob polisi menahan 11 orang.

Berdasarkan pemeriksaan sementara, polisi mendapati bahwa massa yang datang tersebut mayoritas dari luar kota.

Saat ini, massa masih berkumpul berhadap-hadapan dengan polisi. Sang orator aksi 22 Mei dari pihak unjuk rasa berkali-kali mengimbau agar tidak berhadap-hadapan dengan polisi.

“Hati-hati provokasi. Jangan mendekat polisi. Perjuangan masih panjang tidak akan habis hari ini,” ujar sang orator.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *