HASIL REKAPAN SUARA DARI KPU

NEWS

HASIL REKAPAN SUARA DARI KPU

 

LIPUTAN7 -JAKARTA | HASIL REKAPAN SUARA DARI KPU

Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan hasil rekapitulasi nasional pemilihan presiden yang menunjukkan pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin sebagai pemenang.

Namun kubu pasangan calon nomor urut 02 menyatakan akan mengajukan sengketa ke Mahkamah Konstitusi.

Bagaimana reaksi kubu Prabowo-Sandi?
Kubu pasangan calon presiden Prabowo-Sandiaga Uno menyatakan pada hari Selasa (21/05) belum menentukan apakah akan mengakui kekalahan menyusul pengumuman hasil rekapitulasi suara yang dikeluarkan oleh KPU.

Sebelum sampai ke sana, kami memiliki hak untuk mengajukan sengketa hasil penghitungan suara ke Mahkamah Konstitusi.

Prabowo menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan “seluruh upaya hukum” sesuai konstitusi dalam apa yang disebutnya sebagai “membela kedaulatan rakyat yang hak-hak konstitusinya dirampas pada Pemilu 2019”.

Pengumuman KPU dikeluarkan sebelum rencana aksi protes

Pengumuman hasil rekapitulasi suara nasional tersebut dikeluarkan sehari lebih awal dari jadwal semula, Rabu (22/05)

Dan dilakukan sebelum rencana aksi demonstrasi menentang hasil pemilihan presiden digelar yang semula dijadwalkan akan mulai diadakan di Jakarta pada Selasa sore ini.

Ia menyatakan bahwa KPU dapat menetapkan rekapitulasi suara pemilu serentak 2019 begitu proses tersebut dirampungkan.

“KPU tidak terpengaruh dengan hal-hal yang seperti itu. Jadi, begitu rekapitulasi selesai, kita tetapkan secara nasional, supaya tidak menunda-nunda pekerjaan,” tutur Hasyim Asy’ari kepada wartawan BBC News.

Berdasarkan Undang-undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu, penetapan hasil pemilu wajib dilakukan paling lambat 35 hari setelah pemungutan suara. Batas waktu tersebut yaitu tanggal 22 Mei 2019 seperti rencana semula.

Namun kubu Prabowo-Sandiaga mengaku dibuat terkejut dengan pengumuman KPU itu.

Lagi pula, ia beralasan, masih terdapat sejumlah perkara yang diajukan ke Bawaslu sehubungan dengan laporan dugaan pelanggaran dan kecurangan. Sisa perkara itu belum disidangkan oleh Bawaslu.

Bagaimanapun, peserta pemilu berhak mengajukan gugatan terhadap hasil pemilu selama 3×24 jam setelah penetapan rekapitulasi suara.

Bila ada gugatan yang diajukan, KPU menyatakan siap mengikuti proses di MK sebagai tergugat maupun termohon.

Tapi kalau tidak ada gugatan, maka kemudian setelah mendapatkan konfirmasi dari MK, bisa segera ditetapkan siapa pasangan calon presiden terpilih untuk hasil pemilu 2019.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *