1 Keluarga Keracunan Gas Emisi di Mobil , 1 Anak tewas

1 Keluarga Keracunan Gas Emisi di Mobil , 1 Anak tewas

Uncategorized

1 Keluarga Keracunan Gas Emisi di Mobil , 1 Anak tewas

 

 

 

Liputan 7 РRIAU | 1 Keluarga Keracunan Gas Emisi di Mobil , 1 Anak tewas 

1Keluarga ditemukan tak sadarkan diri di dalam mobilnya dengan kondisi AC yang masih menyala. Belakangan satu orang dipastikan telah meninggal dunia.

Korban pertama kali ditemukan Serka Saty Darma pada Sabtu pagi. Babinsa TNI ini mendapat perintah dari grup telegram untuk mencari keberadaan mobil Toyoya Inova BM 1901 TJ.

Sementara itu, seorang ibu di Bali melahirkan buah hatinya tanpa memiliki tempurung kepala. Hal ini membuat organ pada bagian kepala terlihat menonjol di atas kening.

Orangtua bayi, Nyoman Bagiarsa mengatakan, kondisi itu sebenarnya sudah diketahui saat usia kehamilan istrinya baru menginjak usia 3 bulan. Namun, sang istri memilih untuk mempertahankan kandungannya.

Lantas, bagaimana kondisi warga Desa Tuju, Kecamatan Bangakala Barat, Kabupaten Jeneponto yang konon dikabarkan terserang penyakit misterius? 4 orang dilaporkan meninggal dunia akibat wabah tersebut.

Hingga kini dokter pun belum mengetahui jenis penyakit apa yang diderita oleh warga-Warga dari Dusun Garonggong tersebut. Namun, cerita yang berkembang di masyarakat munculnya penyakit misterius tersebut karena makhluk halus minta tumbal.

1.Satu Keluarga Tak Sadarkan Diri dalam Mobil

 

1 Keluarga Keracunan Gas Emisi di Mobil , 1 Anak tewas

 

Peristiwa di dekat Batalyon Infanteri 132 itu diduga karena keracunan gas emisi dalam mobil. Pasalnya pendingin ruangan atau AC di ditemukan masih hidup, sementara kaca mobil tertutup rapat.

Menurut Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Polres Kampar Inspektur Satu Deni Yusra, dua korban lemas, Farid dan Novrianti, dibawa petugas Babinsa TNI ke rumah sakit terdekat. Pasangan suami istri itu masih dirawat intensif.

“Sementara korban meninggal dunia bernama Faris Alfarab (14), duduk di kursi belakang dan saat ditemukan ada busa keluar dari mulut,” kata Deni, Sabtu malam, 4 Mei 2019.

Deni menjelaskan, korban pertama kali ditemukan Serka Saty Darma pada Sabtu pagi. Babinsa TNI ini mendapat perintah dari grup telegram untuk mencari keberadaan mobil Toyoya Inova BM 1901 TJ.

“Mobil itu terpantau melalui aplikasi Google Maps berada di Desa Salo,” ucap Deni.

Serka Saty lalu mencari keberadaan mobil tersebut dan menemukannya di parkiran masjid depan Batalyon 132 Bima Sakti Salo. Serka Saty melihat ada tiga orang di mobil, di mana dua orang ada di kursi depan dengan posisi kaki di atas dasboard.

“Kondisi kaki penumpang pucat, kemudian ada seorang anak laki-laki juga terlihat di kursi belakang dalam posisi tidur,” sebut Deni.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *