Pondok Pinang Jakarta Masih digenangi Banjir Setinggi 1 Meter

Uncategorized

Pondok Pinang Jakarta Masih digenangi Banjir Setinggi 1 Meter

 

 

Liputan 7 – JAKARTA | Pondok Pinang Jakarta Masih digenangi Banjir Setinggi 1 MeterĀ 

Banjir dari luapan air Sungai Ciliwung masih terjadi di Kelurahan Pondok Pinang, Jakarta Selatan dan Kelurahan Kembangan Utara, Jakarta Barat, Minggu (28/4/2019).

Kepala UPT Pusat Data dan Informasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta M Ridwan, mengatakan hingga pukul 06.00 WIB, air setinggi 10-20 sentimeter masih merendam wilayah RW 05 dan RW 08, Kelurahan Pondok Pinang.

Seperti dilansir Antara, Ridwan menyatakan, banjir setinggi 10 hingga 100 cm juga masih merendam pemukiman warga di RW 01, Kembangan Utara.

Menurut Ridwan, banjir di wilayah Jakarta Timur dan beberapa titik di Jakarta Selatan telah surut. Sejak pagi, petugas dari satuan tugas Dinas dan Suku Dinas Sumber Daya Air bersama warga membersihkan endapan lumpur di lokasi banjir yang telah surut, antara lain, di Kebon Baru, Cawang, Kedoya Selatan dan Kembangan Selatan.

Banjir dari luapan air Sungai Ciliwung merendam 43 titik di Jakarta pada Jumat 26 April pagi, tetapi angka itu terus berkurang pada Sabtu (27/4) menjadi 12 titik.

Hingga Minggu pagi, jumlah pengungsi berkurang dari 1.317 jiwa pada Sabtu menjadi 409 jiwa pada Minggu.

Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengapresiasi imbauan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang meminta agar warga DKI membantu korban banjir.

Sebelumnya, mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok angkat bicara soal banjir Ibu Kota. Melalui akun sosial media Twitter miliknya @basuki_btp, Ahok meminta agar kita semua dapat fokus bersama-sama membantu korban banjir.

“Kepada warga DKI, harap waspada terhadap banjir. Mari fokus untuk membantu para korban banjir. Dan jangan membuang sampah sembarangan.” cuit Ahok, Jumat 26 April 2019.

Cuitan Ahok itu me-retweet atau membalas yang diunggah oleh Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat BNPB Sutopo Purwo Nugroho.

“Kami juga mengajak Dinas Perhubungan untuk membantu mengatur lalu lintas di beberapa ruas jalan yang terdampak banjir,” kata Ridwan.

Tak hanya itu, lanjut dia, Dinas Sumber Daya Air (SDA) melalui Satgas SDA kecamatan melakukan penanganan banjir di lokasi dengan penyedotan menggunakan pompa serta pembersihan tali-tali air dibantu PPSU kelurahan.

“BPBD bersama Dinas Gulkarmat, Dinas Kesehatan, Dinas Kehutanan, Basarnas, PMI, petugas dari Unsur kelurahan, Satpol PP, PPSU, Babinsa, dan masyarakat melakukan evakuasi warga yang terdampak banjir,” kata Ridwan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *