Bayi Lion Air di Makamkan Tanpa Orang Tua yang Belum di Temukan

Bayi Lion Air di Makamkan Tanpa Orang Tua yang Belum di Temukan

NEWS

Bayi Lion Air Di Makamkan Tanpa Orang Tua Yang Belum Di Temukan

Bayi Lion Air di Makamkan Tanpa Orang Tua yang Belum di Temukan

 

Liputan 7 РBangka Belitung | Bayi Lion Air Di Makamkan Tanpa Orang  Tua Yang Belum Di Temukan

Kyara Sirine Damendra Giwitri. Bayi berusia 1 tahun 3 bulan yang menjadi korban jatuhnya pesawat Lion Air di perairan Karawang, Jawa Barat dimakamkan pihak keluarga di Tempat Pemakaman Umum Parit Padang, Sungailihat, Bangka Belitung.

Pesawat itu jatuh di perairan Karawang. Jawa Barat dimakamkan oleh Pihak Keluarga di Tempat Pemakamkan Umum Parit Padang , Sungailihat , Bangka Belitung

Bayi tersebut tinggal di Jalan SDN 15 Gang Jaya Wijaya No 26. Kelurahan Parit Padang Sungailiat. Provinsi Kepulauan Bangka Belitung .

”Ia ini cucu saya dari anak pertama saya yang bernama Wita dan Rizal. Kita akan makamkan cucu saya disini di TPU ini ” Ujar Kakek Korban .

Dia menyebutkan. Awalnya sengaja menunggu di RS Polri supaya jenazah Kyara bisa dimakamkan langsung bersama kedua orangtuanya yang juga menjadi korban Lion Air jika waktu itu berhasil diidentifikasi Tim DVI Mabes Polri.

Ansori mengatakan. Sampai posko dan pencarian ditutup Basarnas, jenazah anak dan menantunya belum teridentifikasi.

“Kami optimis jenazah anak dan menantu bisa ditemukan dan diidentifikasi, oleh sebab itu kami minta pihak Lion Air untuk terus melakukan pencarian dan proses identifikasi,” ucap dia.

 

Bayi Lion Air di Makamkan Tanpa Orang Tua yang Belum di Temukan

 

Ansori mengatakan. Pihaknya hingga saat ini belum berpikir untuk menindak pihak Lion Air melalui jalur hukum, apalagi masih terbebani belum ditemukannya dua anggota keluarga yakni Wita dan Rizal.

Dia mengatakan. Sangat berterimakasih atas upaya yang dilaksanakan Pemerintah Provinsi Babel dengan membentuk tim khusus guna menangani belum ditemukan dan teridentifikasi warga Babel lainnya.

“Kami sangat mendukung dan berharap, apalagi kami masih terbebani belum ditemukannya anak dan menantu saya ini,” kata Ansori.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *